Letak Desa Tunjung didaerah tropis dengan curah hujan yang sangat sedikit, jauh dari sumber mata air dan sungai, maka untuk memenuhi kebutuhan MCK sebagian warga menggunakan bak penampung air hujan. Air hujan akan ditampung pada saat musim hujan dan air tersebut akan digunakan pada musim kemarau. Hal tersebut kurang efektif bagi masyarakat karena tidak semua warga memiliki bak penampungan air. Untuk memenuhi kebutuhan MCK dimusim kemarau masyarakat Desa Tunjung harus berjalan berkilo-kilo meter hanya untuk mencari air demi memenuhi kebutuhan MCK. Menanggapi hal tersebut BUM Desa Tunjung Mekar mengembangkan unit usaha air bersih pedesaan. Untuk memenuhi kebutuhan akan MCK masyarakat BUM Desa Tunjung Mekar Tunjung bertekad mencari sumber air ke wilayah Kintamani Kabupaten Bangli dengan jarak tempuh 13 KM. Untuk pembiayaan awal mencari sumber air sampai ke luar kabupaten, BUM Desa Tunjung Mekar menambah pinjaman di unit simpan pinjam. Tujuan di bukanya unit usaha air bersih pedesaan adalah bisa memberikan manfaat bagi :
Segi manfaat ke masyarakat:
- Kebutuhan MCK masyarakat terpenuhi.
- Masyarakat tidak lagi bersusah payah untuk mencari air demi memenuhi kebutuhan MCK pada dasarnya.
- Masyarakat dapat membuka usaha-usaha baru seperti usaha laundry, usaha cuci motor dan mobil, dan usaha lainnya yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di desa Tunjung pada khususnya.
- Membantu petani dalam pemeliharaan ternak.
- Petani tidak susah lagi untuk menyiram tanamannya.
- Usaha pemeliharaan tanaman mangga dimana proses pemeliharaannyadari awal akan berbunga sampai panen memerlukan air untuk pemasangan pupuk dan desinfektan. Sehingga petani mangga bisa bangkit dan dimudahkan dalam proses pemeliharaannya.
Segi manfaat ke perusahaan:
- Meningkatkan pendapatan bagi perusahaan.
- Meningkatkan omset perusahaan.
- Dapat berkontribusi untuk meningkatkan PAD Desa.